Cermin Baru
Menatap wajahmu dalam cermin
Tersenyum oleh pesona cantiknya
Garis bibir menyunggingkan senyum bersahaja
Kau terpaku di sana, lalu senja berlalu
Menatap cerminmu kini tlah retak
Kau sekarat menyaksikan puing-puingnya
Harapan dan senyummu terkoyak
Hatimu memberontak
Adakah cerminmu masih memantulkan wajah manismu
Akankan utuh seperti sedia kala
Tidak, tapi kau tetap ingat senyum itu
Tumbuhkan jiwamu yang haus dalam belaian sang bayu
Pagi sudah merekah
Mega-mega berarak ceria
Bangkitlah hai putri
Hari ini kita akan dapatkan cermin baru





