Andai kita bertemu lagi, sangat ingin aku menamparmu lalu memelukmu erat...kau terlalu menyakitiku sekaligus menyayangiku. Kau benar bahwa hanya kau yg benar-benar menyayangiku. . . Tapi saya bersikeras meninggalkanmu dan tak pernah ku menyesalinya. Saya melewati hari tanpamu...tak ada kamu yg menjaga saat demam menyerangku, tak ada kamu saat aku sakit terjatuh dari motor, tak ada kamu saat rasa bosan menghampiriku, tak ada kamu saat aku aku butuh seseorang. Aku tertatih dan sangat lelah, tapi saya terlalu percaya diri bahwa aku mampu tanpamu. Mereka??? Slalu ada mereka saat kau tak ada, hanya saja mereka ya mereka, banyak cowok yang saya kira baik tapi tidak, mereka membual, tak ada yg sepertimu. Mereka berjanji dan mengingkari. Hiks hiks hiks aku benar-benar tak kuat....entah apa jadinya aku jika tak bertemu denganmu sebelumnya??? Aku bahkan terlalu lugu percaya sama semua orang... I just wanna say..Thanks for all that you has already given to me...Karenamu aku tahu tiap orang tetap bisa memberi rasa sakit dalam tiap hubungan, tapi aku tak takut memulainya lagi. Oh..satu lagi, kau tak boleh bahagia sebelum aku, slalu itu yang sering kukatakan dan aku percaya karena tak kau temui lagi yang akan sebaik aku....Kau tak tahu kadang aku lebih pede dari kamu...!! In or Emma siapa lagi yg akan memanggilku seperti ituuu???
Iya in,
BalasHapus